Sony Vaio Bangkrut?


          Perusahaan multimedia asal Jepang Sony.corp melepaskan proyek PC-nya. Seperti yang dilansir dari Tokyo,Kompas.com 

“Surutnya penggunaan komputer personal (PC) membuat Sony Corp akhirnya mengibarkan bendera putih. Lesunya penjualan PC membuat Sony angkat kaki dari bisnis PC. Raksasa elektronik asal Jepang ini memutuskan menjual unit bisnis PC. Sumber Nikkei Daily yang mengetahui transaksi itu menyebut, Sony akan menjual unit bisnis PC, Vaio, ke perusahaan investasi Japan Industrial Partners.


 Sumber tersebut berbisik, Sony menawarkan harga jual sebesar 50 miliar yen atau setara 490 juta dollar AS. Menurut rencana, Japan Industrial Partners membeli Vaio lewat perusahaan yang baru dibentuk. Nantinya, Sony tetap memiliki saham di perusahaan baru ini. Tapi, kepemilikan saham Sony kecil.

Selanjutnya, anak usaha Japan Industrial Partners nantinya bertugas menjual sekaligus memasarkan produk Vaio di pasar domestik Jepang. "Sony juga berencana meninggalkan bisnis PC dari pasar global," bisik sumber Reuters, Rabu (5/2/2014).


Pekan lalu, televisi NHK mengabarkan, Sony dan Lenovo Group terlibat pembicaraan serius terkait penjualan aset. Disebut-sebut bahwa Sony dan Lenovo berniat berkongsi untuk membentuk perusahaan patungan atau joint venture.

Perusahaan hasil kongsi ini nanti akan mengurus merek PC Lenovo dan Vaio. "Sony memang masih menimbang beberapa opsi terkait kelanjutan bisnis PC. Tapi, isu aliansi dengan Lenovo tidak tepat," tulis Sony. Ini bukan pertama kali Sony berniat menjual aset. Rapor kinerja yang melempem memaksa Sony menjual sejumlah aset.

Akhir Desember 2013, Sony menunjuk Frank Quattrones Qatalyst Partners sebagai konsultan bisnis. Frank Quattrones bertugas mematangkan rencana penjualan Gracenote. Gracenote adalah unit bisnis Sony di divisi bisnis hiburan. Gracenote merupakan software yang mampu mendeteksi audio.

Gracenote digunakan dalam ponsel iPhone untuk mengidentifikasi lagu saat terjadi perpindahan data musik dari komputer atau benda lain ke iTunes. Pekan lalu, Moody's memangkas peringkat utang Sony ke level buruk atau junk. Pemicunya, nasib suram bisnis PC dan televisi. Ramalan Gartner, penjualan PC global turun 7 persen menjadi 278 juta unit di 2014.”
         Ini sungguh berita yang sangat mengejutkan bagi pemerhati PC. Siapa yang tak mengenal Sony. Raksasa multimedia salah satunya PC dengan segala kecanggihan yang disuguhkan. Sangat disayangkan Sony melepaskan proyek PC-nya.  Namun, penggemar PC Sony masih bisa bernafas lega karena setidaknya Sony masih memiliki saham VAIO.



0 Comments:

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda