Diposting oleh
Unknown
di
05.03
Sony Vaio Bangkrut?
Perusahaan multimedia asal Jepang Sony.corp melepaskan proyek PC-nya. Seperti
yang dilansir dari Tokyo,Kompas.com
“Surutnya
penggunaan komputer personal (PC) membuat Sony Corp akhirnya mengibarkan
bendera putih. Lesunya penjualan PC membuat Sony angkat kaki dari bisnis PC.
Raksasa elektronik asal Jepang ini memutuskan menjual unit bisnis PC. Sumber
Nikkei Daily yang mengetahui transaksi itu menyebut, Sony akan menjual unit
bisnis PC, Vaio, ke perusahaan investasi Japan Industrial Partners.
Sumber
tersebut berbisik, Sony menawarkan harga jual sebesar 50 miliar yen atau setara
490 juta dollar AS. Menurut rencana, Japan Industrial Partners membeli Vaio
lewat perusahaan yang baru dibentuk. Nantinya, Sony tetap memiliki saham di
perusahaan baru ini. Tapi, kepemilikan saham Sony kecil.
Selanjutnya,
anak usaha Japan Industrial Partners nantinya bertugas menjual sekaligus
memasarkan produk Vaio di pasar domestik Jepang. "Sony juga berencana
meninggalkan bisnis PC dari pasar global," bisik sumber Reuters,
Rabu (5/2/2014).
Pekan
lalu, televisi NHK mengabarkan, Sony dan Lenovo Group terlibat pembicaraan
serius terkait penjualan aset. Disebut-sebut bahwa Sony dan Lenovo berniat
berkongsi untuk membentuk perusahaan patungan atau joint venture.
Perusahaan
hasil kongsi ini nanti akan mengurus merek PC Lenovo dan Vaio. "Sony
memang masih menimbang beberapa opsi terkait kelanjutan bisnis PC. Tapi, isu
aliansi dengan Lenovo tidak tepat," tulis Sony. Ini bukan pertama kali
Sony berniat menjual aset. Rapor kinerja yang melempem memaksa Sony menjual
sejumlah aset.
Akhir
Desember 2013, Sony menunjuk Frank Quattrones Qatalyst Partners sebagai
konsultan bisnis. Frank Quattrones bertugas mematangkan rencana penjualan
Gracenote. Gracenote adalah unit bisnis Sony di divisi bisnis hiburan.
Gracenote merupakan software yang mampu mendeteksi audio.
Gracenote
digunakan dalam ponsel iPhone untuk mengidentifikasi lagu saat terjadi
perpindahan data musik dari komputer atau benda lain ke iTunes. Pekan lalu,
Moody's memangkas peringkat utang Sony ke level buruk atau junk. Pemicunya,
nasib suram bisnis PC dan televisi. Ramalan Gartner, penjualan PC global turun
7 persen menjadi 278 juta unit di 2014.”
Ini sungguh berita yang sangat mengejutkan bagi pemerhati PC. Siapa yang tak
mengenal Sony. Raksasa multimedia salah satunya PC dengan segala kecanggihan
yang disuguhkan. Sangat disayangkan Sony melepaskan proyek PC-nya. Namun,
penggemar PC Sony masih bisa bernafas lega karena setidaknya Sony masih
memiliki saham VAIO.
Label: Teknologi
0 Comments:
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)